Perempuanku
Tuesday, May 29th, 2007
Hatiku terus menunggu
Dan terus menunggu
Hingga saat cinta termanis menjadi milikku
Menanti hingga kekasih terindah setubuhi sukmaku
Menghapus dahaga lewat peluk terhangat
Menyapukan peluh dalam gelora di restu-Nya
Dan entah siapa dia,
Perempuan yang atas nama cinta
Setia menemani hidupku
Sebagai pelengkap dalam kurangku
Memberi manis akan pahit kecapku
Memulas warna lain dalam hitam-putihku
Bersamanya kan terlahir keturunan kebanggaan
Insan penerus hasrat dan cita kami
…
Dan entah siapa dia,
Perempuan yang atas nama cinta
Menjadi asmara sejati hingga akhir usiaku.
Written by dimas wijaya