<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Gerimis, hujan</title>
	<atom:link href="http://lelaki-termanis.blog.friendster.com/2008/11/gerimis-hujan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lelaki-termanis.blog.friendster.com/2008/11/gerimis-hujan/</link>
	<description>Syukur adalah ketika kamu masih bisa mengingat tawa dalam derai air mata. Mau tersenyum ketika lara. Dan berbagi ketika dilimpahi bahagia.
</description>
	<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 18:53:38 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: Fenty</title>
		<link>http://lelaki-termanis.blog.friendster.com/2008/11/gerimis-hujan/#comment-5</link>
		<dc:creator>Fenty</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 05:03:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lelaki-termanis.blog.friendster.com/2008/11/gerimis-hujan/#comment-5</guid>
		<description>Duh, Imun, kamu emang top abis...canggih banget merangkai kata-kata, puitiisss banget. Kata orang, puisi indah akan terlahir sendirinya jika hati yang penulis puisi itu sedang berduka/sedih, bener nggak sih mun...apakah dirimu semelankolis itu hingga bisa canggih cari kata-kata puitis dan perumpamaan2nya dahsyat punya.

Is it possible if someday, when you are growing older and you have found your soul mate, your mellow feeling will gone by itself ? because I was like you before, when I don't have someone beside me, I was so mellow and have made many poems, but when I grew older and married, everything changed, from dream to reality...kinda..udah ga ada waktu buat mikir kata2 puitis, apalagi mas fadly suka ngejekin aku kalo ngebaca puisi2 ku yang dulu, katanya: "ini dulu waktu kamu patah hati ya dik...kasian deh di tinggalin cowoknya,"ih jadi sebel..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Duh, Imun, kamu emang top abis&#8230;canggih banget merangkai kata-kata, puitiisss banget. Kata orang, puisi indah akan terlahir sendirinya jika hati yang penulis puisi itu sedang berduka/sedih, bener nggak sih mun&#8230;apakah dirimu semelankolis itu hingga bisa canggih cari kata-kata puitis dan perumpamaan2nya dahsyat punya.</p>
<p>Is it possible if someday, when you are growing older and you have found your soul mate, your mellow feeling will gone by itself ? because I was like you before, when I don&#8217;t have someone beside me, I was so mellow and have made many poems, but when I grew older and married, everything changed, from dream to reality&#8230;kinda..udah ga ada waktu buat mikir kata2 puitis, apalagi mas fadly suka ngejekin aku kalo ngebaca puisi2 ku yang dulu, katanya: &#8220;ini dulu waktu kamu patah hati ya dik&#8230;kasian deh di tinggalin cowoknya,&#8221;ih jadi sebel..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
